Seminar Gerakan PANDAI 2 yang digelar oleh Biro Bebras PTI UMS bersama MGMP TIK Kabupaten Sragen berlangsung dengan sukses pada Rabu, 20 November 2024, di Hotel FrontOne, Kabupaten Sragen. Acara ini merupakan bagian dari program peningkatan kompetensi guru TIK/Informatika yang diikuti oleh 50 peserta dari berbagai sekolah di wilayah Sragen. Dalam seminar tersebut, Irma Yuliana, S.T., M.M., M.Eng., dosen Program Studi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Surakarta (PTI UMS) sekaligus perwakilan dari BEBRAS Biro UMS bertindak sebagai pembicara utama.

Dalam kegiatan yang dihadiri 50 guru, Irma Yuliana membawakan materi bertopik “Computational Thinking”. Dengan topik Computational Thinking (CT), Irma Yuliana memaparkan konsep penting yang mencakup kemampuan berpikir logis, analitis, dan sistematis dalam menyelesaikan masalah. Dalam presentasinya, ia menegaskan bahwa CT tidak hanya relevan untuk pembelajaran di bidang teknologi dan informatika, tetapi juga dapat diterapkan secara lintas disiplin dalam berbagai mata pelajaran. Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru mengenai konsep dan aplikasi CT dalam pembelajaran, sekaligus membekali mereka dengan keterampilan praktis untuk menciptakan proses pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan tuntutan abad ke-21.
Kegiatan ini berlangsung dimulai dengan sosialisasi dan seminar dengan materi yang disampaikan berupa Pengenalan CT, Penerapan CT dalam Pembelajaran terakhir, Simulasi dan Praktik Langsung. Kegiatan selanjutnya latihan mendesain aktivitas pembelajaran berbasis Computational Thinking dengan kasus mata Pelajaran dan keseharian. Tidak hanya itu, para guru yang hadir praktek membuat rencana pembelajaran untuk memperkenalkan CT ke siswa. Kemudian dokumentasi microteaching, kemudian ditutup dengan diskusi kelompok dan sharing ide.

Seminar yang berlangsung secara interaktif ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh para peserta. Irma Yuliana menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para guru yang aktif berpartisipasi sepanjang kegiatan. “Kegiatan ini sangat berkesan karena menunjukkan soliditas MGMP TIK Sragen, sekaligus mengawali langkah baru dalam Gerakan PANDAI 2,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru mampu mengembangkan pembelajaran yang lebih relevan, menarik, dan efektif bagi siswa

