Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kuliah internasional yang bertajuk ‘ Motivation Design And Gamification For Learning Processes’. Kuliah yang dihadiri oleh mahasiswa PTI UMS ini menghadirkan sosok ahli internasional Alexander Clauss Peneliti dari TU Dresden, Jerman yang memiliki keahlian di bidang e-learning dan pendidikan. Kuliah dilaksanakan tepat tanggal Kamis, 13 Maret 2025.
Acara dimulai oleh Dias Aziz Pramudita, S.Pd., M.Cs., yang memaparkan perjalanan transformatif UMS dalam mencapai keunggulan akademik dan keterlibatan masyarakat. Dias menekankan komitmen universitas terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan dan dedikasi UMS dalam memajukan kesejahteraan global serta pelestarian lingkungan. “UMS menawarkan pengalaman pendidikan komprehensif di empat kampus dengan fasilitas modern yang dirancang untuk mendorong keunggulan akademik dan pengembangan pribadi,” jelas Dias dalam sambutannya.
Sebelum sesi perkuliahan dimulai Sukirman S.T., M.T dosen PTI UMS menyampaikan harapannya agar dalam perkuliahan ini mahasiswa mendapatkan manfaat materi yang disampaikan Alexander.

Gambar 3. Pemaparan Materi
Dalam sesi utama, Alexander menjelaskan konsep dasar motivasi yang terdiri dari tiga komponen esensial: rangsangan (energi yang memicu tindakan), arah (keputusan pribadi tentang tujuan), dan pemeliharaan (ketekunan dalam perilaku. Ia juga membedakan antara motivasi ekstrinsik dan intrinsik, mencatat bahwa keduanya dapat bekerja secara efektif bersama-sama.
Alexander mendefinisikan gamifikasi sebagai pengenalan elemen permainan ke dalam konteks non-permainan untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan. Ia menguraikan empat elemen dasar yang diperlukan untuk gamifikasi: meaning (makna), mastery (penguasaan), goals (tujuan), dan autonomy (otonomi).
Diskusi yang menarik terjadi ketika Alexander membahas berbagai tipe pemain dan motivasi mereka dalam konteks pendidikan. Ia menekankan pentingnya menyesuaikan elemen gamifikasi dengan kelompok pengguna tertentu dan memperingatkan tentang potensi dampak negatif dari gamifikasi.
Diskusi dilanjutkan sesi tanya jawab, mahasiswa sangat antusias dengan berbagai pertanyaan tentang batas-batas permainan pendidikan, keseimbangan motivasi berbagai tipe pemain, dan dampak tipe pemain pada dinamika permainan. “Penting untuk memahami motivasi pemain dan menyeimbangkan berbagai tipe pemain dalam game pendidikan,” ujar Alexander menanggapi pertanyaan dari mahasiswa bernama Erwin dan Brama mengenai batasan game pendidikan.
Alexander juga menyoroti masalah etika dalam desain gamifikasi, menekankan perlunya pertimbangan hati-hati tentang apakah topik tertentu cocok untuk digamifikasi. Ia memberikan contoh bagaimana mahasiswa pernah mengeksploitasi sistem pembelajaran yang digamifikasi hingga menyebabkan server crash.
Kuliah internasional ini ditutup dengan apresiasi terhadap partisipasi mahasiswa dan diskusi tentang potensi kuliah di masa depan. Kuliah internasional ini merupakan bagian dari upaya PTI UMS untuk memberikan pengalaman belajar yang beragam dan berkualitas bagi mahasiswanya melalui kolaborasi dengan akademisi internasional.

