Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) raih prestasi membanggakan dalam ajang kompetisi Solo Createch setelah melalaui beberapa tahapan yang diselenggarakan oleh Solo Technopark pada tanggal 27 Januari – 6 Februari 2023.
Kompetisi mengangkat tema “Inovasi dan Teknologi bagi UMKM” yang ditujukan untuk memberikan wadah bagi mahasiswa dan masyarakat secara luas untuk menyalurkan ide-ide bisnis yang kreatif dan inovativ. Di bawah bimbingan Dias Aziz Pramudita, S.Pd., M.Cs. dan M.B. Sudinaji, S.Psi., M.Si. tim dari UMS sabet juara 3 dalam kompetisi Solo Createch.
“Sebelum lolos ke babak final ada penyeleksian proposal dulu yang diloloskan 5 proposal, lalu yang lolos seleksi proposal kemudian presentasi proposal tersebut,” ujar Ari Septian, sabtu, (11/2)
Perlombaan tersebut merupakan kompetisi beregu yang terdiri dari Depy Eka Rachmawati (Psikologi), Esa Nanda Salsabila (PTI), dan Ari Septian (PTI). Kompetisi ide bisnis ini diperuntukkan bagi mahasiswa dan masyarakat solo dan sekitarnya. Tim dari UMS mengangkat ide tentang aplikasi untuk UMKM yang bergerak dibidang layanan jasa.
Esa Nanda, selaku salah satu anggota tim menjelaskan bahwa alasan dari pengambilan ide tersebut dikarenakan pengamatan terhadap UMKM dalam bidang jasa kesulitan mempunyai ruang branding ke masyarakat.
“karena berdasarkan apa yang kami dilapangan itu umkm yang memilih dalam bidang jasa itu kesulitan dalam ruang untuk branding atau memunculkan usaha mereka ini ke masyarakat. Bisa kita lihat sendiri jasa seperti cukur rambut, laundry mereka hanya branding di sosmed dan itu tiidak terintegrasi. Dan kita nggak tau kapan kapan itu buka atatu tutup. Dengan adanya aplikasi ini memudahkan antara customer dan umkm itu sendiri,” jelasnya.
Ari Septian juga menjelaskan kendala dalam penyusunan proposal yaitu lebih ke penyesuaian dengan template yang diberi dan waktu yang sangat sedikit jadi dalam penyusunannya kurang adanya persiapan.
“Kalau untuk kendala mungkin lebih ke nyesuaikan sama template yang diberi sama waktunya mepet banget, jadi kurang persiapan.”
Mereka juga mengungkapkan harapan kepada mahasiswa UMS sebagai pemenang terpilih dalam ajang kompetisi Solo Createch.
“Harapannya mahasiswa untuk lebih aktif lagi untuk mengamati dan mengobservasi keadaan sosial ataupun masalah-masalah yang terdapat di negara kita sendiri. Dan diharapkan kita dapat menjadi agent of change untuk negara kita sendiri perbaikan dan masa depan negara kita yang lebih baik,” ujar Esa Nanda.
“Semoga dari lomba ini bisa mendorong minat mahasiswa untuk berani berkompetisi dan berbisnis juga tentunya,” pungkas Ari Septian

