
Program Studi Pendidikan Teknik Informatika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pertemuan bersama advisory board program studi dalam rangka revitalisasi kurikulum. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 10 Desember 2025, bertempat di Edutorium Ahmad Dahlan UMS.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses evaluasi internal program studi untuk memastikan kurikulum yang disusun selaras dengan kebutuhan dunia industri dan satuan pendidikan, khususnya di bidang teknologi informasi dan pendidikan kejuruan.

Sejumlah perwakilan dari industri dan sekolah hadir sebagai advisory board, di antaranya Eka Indarto, M.Eng. dari PT SIMS Life Media, Tri Haryatmo, M.Pd. dari Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Jawa Tengah, serta praktisi pendidikan dari SMK Negeri di Surakarta, yaitu Anis Khaerunisa, S.Pd., Gr. (Guru PPLG SMK N 5 Surakarta), Setyawan Herjanto, S.Kom., Gr. (Guru TJKT SMK N 3 Surakarta), dan Arif Joko Sukatmo, S.Kom., Gr. (Guru PPLG SMK N 6 Surakarta).
Selain advisory board, kegiatan ini juga mengundang alumni Program Studi Pendidikan Teknik Informatika yang saat ini berkiprah di dunia pendidikan dan industri. Alumni yang hadir antara lain Elva Herlin Yeliana (Guru SD ICT Al Abidin), Ikhwan Caesar Amri Pradana (Guru SMP Al Abidin), Muhammad Rizky Aminudin (Guru SMA Al Islam), Yoga Annas (Guru SMK Sakti Gemolong), serta Muh Kholifa yang berprofesi sebagai programmer di Neurabot sekaligus wirausaha.

Ketua Program Studi Pendidikan Teknik Informatika, Sukirman, Ph.D., menyampaikan bahwa keterlibatan alumni memberikan perspektif penting terkait relevansi kurikulum dengan kondisi nyata di lapangan. Menurutnya, pengalaman alumni setelah lulus menjadi masukan berharga dalam proses penyusunan kurikulum.
“Kami ingin mendapatkan gambaran utuh, tidak hanya dari industri dan sekolah, tetapi juga dari alumni sebagai pengguna langsung kurikulum. Masukan tersebut sangat membantu kami dalam menyusun kurikulum yang lebih kontekstual dan berorientasi masa depan,” ujarnya.
Dalam diskusi yang berlangsung, peserta membahas berbagai aspek, mulai dari kebutuhan kompetensi lulusan, perkembangan teknologi, hingga tantangan pembelajaran di sekolah. Alumni turut menyampaikan pengalaman mereka dalam menerapkan kompetensi yang diperoleh selama kuliah serta kebutuhan keterampilan tambahan di dunia kerja.
Ketua Tim Task Force Kurikulum Pendidikan Teknik Informatika, Arif Setiawan, M.Eng., menjelaskan bahwa seluruh masukan dari advisory board dan alumni akan dirangkum sebagai bahan penyusunan draf kurikulum lanjutan.
“Forum ini membantu kami memetakan kompetensi inti yang perlu diperkuat, baik dari sisi pedagogik maupun teknis. Hasil diskusi akan kami tindak lanjuti dalam pemetaan mata kuliah, strategi pembelajaran, dan model asesmen,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Teknik Informatika FKIP UMS menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembaruan kurikulum berbasis evaluasi internal dan masukan pemangku kepentingan. Diharapkan, kurikulum yang dihasilkan mampu menyiapkan lulusan yang adaptif, kompeten, dan siap berkontribusi di dunia pendidikan maupun industri teknologi informasi.

