Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperluas jejaring internasionalnya dengan menjajaki kerja sama strategis bersama Technische Universität Dresden (TU Dresden), salah satu institusi pendidikan terkemuka di Jerman. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, riset, dan peluang karier bagi mahasiswa dan alumni UMS di kancah global.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Kampus 2 UMS, perwakilan dari TU Dresden menyampaikan minat mereka untuk menjalin kemitraan dalam berbagai bidang, termasuk pertukaran pelajar, program magang, dan kolaborasi penelitian. Diskusi ini juga menyoroti peluang bagi mahasiswa UMS untuk melanjutkan studi atau bekerja di Jerman, mengingat kebutuhan negara tersebut akan tenaga profesional yang terus meningkat hingga tahun 2030.
Kepala Biro Kantor Urusan Internasional (BKUI) UMS, Andy Dwi Bayu Bawono, Ph.D., menyatakan bahwa kerja sama ini sejalan dengan visi UMS untuk menjadi universitas berkelas dunia. “Kami berkomitmen untuk mempersiapkan mahasiswa dengan kompetensi global, termasuk kemampuan bahasa dan pemahaman budaya internasional,” ujarnya.
Sebagai langkah awal, UMS berencana membuka pusat studi bahasa Jerman untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan linguistik yang dibutuhkan. Selain itu, program magang dan studi di Jerman akan ditawarkan kepada mahasiswa semester akhir, memberikan mereka pengalaman langsung di lingkungan akademik dan industri internasional.
Wakil Rektor V UMS, Prof. Supriyono, ST., MT., Ph.D., menambahkan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). “Kami ingin memastikan lulusan UMS siap bersaing di pasar kerja global dengan pengalaman dan keterampilan yang relevan,” katanya.
Kerja sama dengan TU Dresden diharapkan dapat membuka jalan bagi kolaborasi lebih luas di masa depan, memperkuat posisi UMS sebagai institusi pendidikan yang adaptif dan inovatif dalam menghadapi tantangan global.

